Deputi Menteri Luar Negeri Rusia, Sergey Ryabkov (Foto: themoscowtimes)

Traktat START baru, yang disebut START-3 ditandatangani oleh AS dan Rusia pada tahun 2010 dan menjadi efektif pada tahun 2011 dan direncanakan akan diperpanjang sedikitnya hingga tahun 2021. Traktat ini menentukan bahwa masing-masing pihak memangkas senjata ofensif strategis supaya setelah waktu 7 tahun sejak traktat ini menjadi efektif, total jumlah senjata tidak melebihi permufakatan dua pihak. Rusia menganggap traktat START baru sebagai “batu ujian terhadap keamanan dunia", tetapi AS berulang kali mengungkapkan kemungkinan tidak memperpanjang waktu traktat ini.