
Menlu Rusia, Sergei Lavrov
(Foto: baotintuc.vn)
Menlu Sergei Lavrov mengecam Turki yang secara terus-menerus berupaya mengerahkan serdadu secara ilegal lewat garis perbatasan, bersamaan itu memberitahukan serdadu-serdadu negara ini sedang masuk sejauh ratusan meter ke wilayah negara tetangga Suriah. Pernyataan ini dianggap sebagai satu gerak-gerik terbaru yang menunjukkan hubungan yang menegangkan belum pernah turun suhunya antara Rusia dan Turki setelah Turki menembakkan jatuh pesawat terbang Rusia di perbatasan Turki-Suriah pada bulan November 2015. Dalam pernyataan-nya, Menlu Sergei Lavrov juga menegaskan bahwa Rusia akan dengan gigih menuntut kepada Perserikatan Bangsa-Bangsa supaya mengundang perwakilan orang Kurdi ikut dalam perundingan untuk menangani bentrokan di Suriah, tanpa mempedulikan tentangan Turki.
