![]() |
Sebelumnya, pada hari yang sama, PM Rusia, Dimitry Medvedev seorang pejabat di antara pejabat-pejabat yang nama-nya disebut dalam “Laporan Kremlin” dari AS menyatakan bahwa dokumen ini tak bernilai dan merugikan hubungan antara dua negara.
Kementerian Keuangan AS, pada Selasa (30 Januari), telah mengumumkan “Laporan Kremlin” termasuk daftar para perseorangan yang bisa mengenakan saksi baru dari AS. Daftar ini meliputi 210 perseorangan, di antaranya ada 114 politisi. Yang patut dikatakan bahwa laporan ini meliputi semua anggota Pemerintah Rusia yaitu Perdana Menteri (PM) Dmitry Medvedev, 9 Deputi PM dan 22 Menteri yang adalah orang-orang yang memiliki harta benda dari 1 miliar USD ke atas.

