![]() |
Dalam pembicaraan telepon ini, dua pemimpin menekankan perlu mencari solusi politik-diplomatik untuk menangani krisis di semenanjung Korea. Presiden V Putin menegaskan bersedia memainkan “peranan konstruktif” dalam menangani ancaman nuklir Pyong Yang. Pada fihaknya, Presiden Moon Jae in menekankan ingin cepat memulai perundingan antara RDRK dengan Republik Korea serta perundingan 6 fihak. Sebelumnya, pada hari yang sama, ketika berbahas dengan Perdana Menteri Inggris, Theresa May dan Kanselir Jerman, Angela Merkel, Presiden baru Moon Jae-in meminta kepada dua pemimpin Eropa ini supaya membantu mengekang program nuklir Pyong Yang dan telah menerima komitmen-komitmen mereka.

