Pernyataan tersebut dikeluarkan setelah Kantor Berita “Anadolu” dari Turki memberitakan bahwa tentara AS sedang membangun 2 pangkalan baru di Provisni Deir ez-Zor yang kaya minyak tambang di Suriah Timur Laut. Presiden Donald Trump sebelumnya memberitahukan bahwa satu kelompok serdadu AS akan menjamin keamanan tambang-tambang minyak di Suriah Timur. Menurut Deputi Menlu Sergey Vershinin, tindakan-tindakan seperti itu “tidak bisa diterima”.