![]() |
Menlu Rusia, Sergei Lavrov menyatakan bahwa ada banyak rintangan untuk bisa melaksanakan resolusi 2401 DK PBB yang menuntut semua pasukan peserta perang di Suriah supaya melakukan gencatan senjata sedikitnya selama 30 hari dan menggelarkan aktivitas-aktivitas bantuan kemanusiaan. Menurut dia, sedang ada intrik yang memburukkan citra Pasukan bersenjata Suriah yang sekarang dituduh menggunakan senjata kimia di Ghouta Timur, di peluaran Ibukota Damakus.
Menlu Sergei Lavrov menegaskan pendirian Rusia ialah tidak pernah mendukung semua aktivitas membela terorisme. Oleh karena itu, gencatan senjata kalau dikeluarkan akan tidak dterapkan terhadap operasi menentang IS, Front Nusra dan beberapa kelompok teroris lain yang tetap melaksanakan kekerasan-kekerasan dan menyerang Ibukota Damaskus yang sedang dikontrol oleh Pemerintah Suriah.

