![]() |
Sebelumnya, pada hari yang sama, Kantor Berita “SANA” dari Suriah mengutip beberapa sumber berita yang mengatakan: pasukan koalisi telah melakukan satu serangan terhadap satu Kotamadya Hajin, Provinsi Deir Ezzor Timur, Suriah, menggunakan bom fosfor putih-satu jenis senjata yang dilarang menurut hukum internasional. Namun, seorang wakil Pentagon menegaskan: Semua sistim senjata yang digunakan oleh pasukan koalisi pimpinan AS di Suriah sesuai dengan undang-undang mengenai bentrokan bersenjata.
Dalam perkembangan yang bersangkutan, Perwakilan Tetap Rusia di OPCW, Alexander Shulgin menyatakan: AS sekarang adalah negara satu-satunya yang memiliki senjata kimia karena Rusia telah menghapuskan gudang senjata kimia-nya pada tahun 2017, hal ini telah diakui oleh OPCW.

