Menurut pemimpin Rusia, keputusan meluncurkan rudal “Oreshnik” untuk membalas tindakan-tindakan yang dilakukan negara-negara anggota Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) terhadap Moskow, Ibukota Rusia.
Presiden Vladimir Putin menilai bahwa serangan ini telah dilaksanakan dengan sukses, sekaligus memberitahukan, rudal “Oreshnik” menyerang sasarannya dengan kecepatan sama dengan 2,5 hingga 3 km/detik. Sekarang ini, tidak ada peralatan manapun yang bisa menghadapi jenis senjata ini.
