![]() |
Menteri Anton Siluanov menegaskan: “Perekonomian Rusia sudah berhasil membuktikan tidak terpengaruh oleh semua pembatasan dair luar selama ini. Yang bersangkutan dengan utang publik dan utang badan usaha, kami percaya bahwa sistem keuangan yang kami ciptakan memungkinkan kami memenuhi kebutuhan anggaran keuangan dan sumber modal pinjaman untuk badan-badan usaha”.
Sebelumnya pada hari yang sama, Kementerian Luar Negeri AS telah mengumumkan paket sanksi ke-2 terhadap Rusia yang bersangkutan dengan serangan racun terhadap mantan mata-mata bermuka dua Sergei Skripal di Inggris pada tahun lalu. Menurut Juribicara Kemlu AS, paket sanksi ini resmi menjadi efektif dari 19/8 ini dan berlangsung dalam waktu sedikitnya satu tahun, dengan serentetan pembatasan di bidang perbankan dan perdagangan.

