English Vietnamese Chinese French German Indonesian Japanese Khmer Korean Laotian Russian Spanish Thai

20°C - 24°C

Rusia Peringatkan Akan Membalas Secara Kuat Semua Serangan dengan Senjata Jarak Jauh

(VOVWORLD) - Ketua Duma Nasional (Majelis Rendah) Rusia, Vyacheslav Volodin, pada tgl 22 November memperingatkan bahwa Rusia akan memberikan balasan yang lebih keras terhadap serangan-serangan dengan rudal jarak jauh ke wilayah negara ini.

Menurut Ketua Duma Nasional Rusia, Vyacheslav Volodin, apabila tidak ada partisipasi para pakar militer Barat dan data dari satelit dari negara-negara anggota Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO), Ukraina akan tidak mampu menggunakan beragam jenis senjata jarak jauh buatan Amerika Serikat dan Inggris untuk menyerang Provinsi Bryansk pada tgl 19 November dan Provinsi Kursk pada tgl 21 November.

Sebelumnya, pada tgl 21 November, dalam pidato videonya yang dikirim kepada warga Rusia terkait dengan konflik Ukraina, Presiden Rusia, Vladimir Putin mengkonfirmasikan bahwa Rusia telah melakukan serangan dengan rudal jarak menengah dengan  peralatan ultrasonik denuklirisasi Oreshnik terhadap Ukraina untuk membalas serangan Ukraina dengan senjata jarak jauh AS dan Inggris terhadap wilayah Rusia.

Juga pada hari yang sama, Kanselir Jerman, Olaf Sholz sekali lagi bersuara memprotes pengiriman rudal jelajah Taurus ke Ukraina.

Komentar

Yang lain