Juru bicara (Jubir) Istana Kremlin, Dimitry Peskov memberitahukan bahwa apabila semua rintangan tersebut tidak diatasi, Ukraina akan harus mengekspor biji-bijian melalui jalan darat atau jalan sungai tanpa melalui Laut Hitam karena kesepakatan ini hanya diperpanjang selama 60 hari dan tidak lengkap. Pemerintah Rusia akan melaksanakan sidang kerja dengan negara-negara lain tentang kesepakatan tersebut.

Kesepakatan Biji-Bijian Laut Hitam merupakan upaya terus-menerus dari PBB untuk meredakan krisis pangan global setelah Rusia memulai operasi militer khusus di Ukraina. Kesepakatan tersebut telah ditandatangani oleh Rusia, Ukraina, Turki, dan PBB pada Juli tahun 2022 dan sudah dua kali diperpanjang. Kesepakatan ini akan habis waktu pada bulan mendatang.