(VOVworld)- Dalam satu reaksi resmi pertama terhadap laporan dari kalangan intelijen Amerika Serikat (AS) yang menuduh Rusia mengintervensi pemilihan Presiden AS pada Senin (9/1) lalu, Istana Kremlin mengutuk bahwa laporan tentang serangan cyber yang dikeluarkan intelijen AS adalah tidak punya dasar