Sementara itu, ketika mengungkapkan dampak pengusiran para diplomat Rusia yang dilakukan negara-negara Eropa, Peskov menekankan, gerak-gerik ini telah mengakibatkan hubungan antara Rusia dan negara-negara tersebut jatuh ke level terendah, serta mendatangkan langkah-langkah balasan yang sepadan dari Rusia. Hal ini mempersempit ruang bagi dialog.

Juga terkait pembicaraan telepon antara pemimpin Tiongkok dan Ukraina, pada hari yang sama, Juru Bicara Komisi Eropa, Eric Mamer, menganggap pembicaraan telepon tersebut sebagai langkah pertama yang penting dari Tiongkok dalam melaksanakan tanggung jawab negara anggota tetap Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa. Sementara itu Perwakilan Senior urusan Keamanan dan Luar Negeri Uni Eropa, Josep Borrell, berharap agar pembicaraan telepon tersebut merupakan langkah awal yang penting dalam menegakkan proses perdamaian.