Kunjungan tersebut dilakukan saat pemerintahan Presiden Yoon Suk-yeol sedang menggencarkan hubungan dengan NATO. Pada Juni lalu, Yoon Suk-yeol menjadi pemimpin Republik Korea pertama yang menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi NATO.
Setelah Republik Korea, Sekjen Jens Stoltenberg berencana untuk melanjutkan kunjungannya ke Jepang selama 2 hari.
