
Sekjen Nguyen Phu Trong (kanan) menerima Presiden Republik Filipina, Rodrigo Duterte
(Foto: vov.vn)
Tentang masalah Laut Timur, Sekjen Nguyen Phu Trong menegaskan lagi pendirian Vietnam ialah memecahkan sengketa dengan langkah-langkah damai, diantaranya menghormati secara penuh proses-proses hukum dan diplomatik, tidak mengancam atau menggunakan kekerasan, sesuai dengan hukum internasional.
Pada pihaknya, Presiden Filipina Rodrio Duterte menekankan: Filipina menghargai pendorongan hubungan kerjasama dengan Vietnam di semua bidang dan berpendapat bahwa perihal kedua pihak aktif menggelarkan secara efektif isi hubungan kemitraan strategis, cepat membuat dan menggelarkan Program Aksi tahap 2017-2022, mengembangkan dan memanfaatkan secara efektif potensi kerjasama antara dua negara akan menciptakan impuls baru bagi perkembangan dua negara dan seluruh kawasan. Presiden Rodrio Duterte menyatakan kekhawatiran tentang perkembangan - perkembangan belakangan ini, berseru kepada semua pihak yang bersangkutan supaya mengekang diri, tidak mengancam atau menggunakan kekerasan, memecahkan sengketa dengan langkah-langkah damai dan sesuai dengan prinsip-prinsip dasar dari hukum internasional.
