![]() |
Dalam satu pernyataan memperingati Hari Internasional Anak Perempuan, dia memberitahukan bahwa, sekarang ini sedang ada “rintangan yang tak terhingga besarnya”, di antaranya ada sikap pilih kasih seperti “diskriminasi perlakuan yang bersifat sistimatis dan situasi kurang berpendidikan sedang merintangi generasi anak-anak perempuan yang jumlahnya paling banyak dalam sejarah umat manusia untuk mengembangkan secara tuntas potensi yang dimilikinya”.
Dia menunjukkan kenyataan bahwa anak perempuan “secara permamen tidak mendapat kesempatan dan ruang yang perlu untuk mengembangkan potensi-nya”. Oleh karena itu, dia menekankan makna penting dari usaha mempersenjatai kepada mereka kemampuan membuat keputusan dalam usaha-nya di kemudian hari. Dia juga minta perhatian bahwa kemampuan-kemampuan seperti berpikir logis, kreativitas dan pemahaman tentang teknologi digital akan merupakan faktor-faktor penting dalam sumber daya pekerja baru.

