Sekjen PBB, Antonio Guterres (Foto: Xinhua/VNA)

Komunike PBB tanggal 4 November mengumumkan bahwa Sekjen PBB telah memuji kemajuan-kemajuan dalam upaya memecahkan krisis politik di Sudan dan upaya-upaya darurat menuju pemulihan ketertiban UUD, serta proses transisi di Republik Sudan.

Juga dalam komunike tersebut, pemimpin PBB mengulangi lagi imbauannya untuk membebaskan Perdana Menteri Abdalla Hamdok serta orang-orang yang tengah ditahan di Sudah.

Sekjen Guterres juga menegaskan kembali bahwa PBB akan terus bahu-membahu dengan warga Sudan ketika mereka tengah melakukan segala upaya untuk merealisasikan aspirasi akan sebuah masa depan yang damai, makmur, dan demokratis.