![]() |
Dalam pernyataan-nya pada Senin (20/8), juru bicara PBB, Stephane Dujarric memberitahukan bahwa Sekjen Antonio Guterres menyambut baik dua bagian negeri Korea yang mengadakan kembali reuni keluarga-keluarga yang terpisah setelah perang yang sedang dilangsungkan dari 20-22/8, menganggap ini sebagai “langkah-langkah yang positif untuk membina kepercayaan”, bersamaan itu menyatakan harapan “peristiwa-peristiwa reuni seperti itu akan dilangsungkan secara permanen”.
Sekjen PBB juga memberitahukan akan membawa masalah tersebut untuk dibahas di Majelis Umum PBB pada akhir bulan September mendatang. Menurut rencana, Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, Presiden Republik Korea, Moon Jae-in dan Menteri Luar Negeri RDRK, Ri Yong-un akan menghadiri persidangan Majelis Umum di New York, AS pada tanggal 26 September mendatang.

