Menurutnya, pandemi Covid-19 merupakan satu panggilan bangun. Negara-negara produsen vaksin telah tidak bisa memperkuat produksi untuk mencapai target vaksinasi untuk sekitar 70% populasi dunia pada paruh pertama 2022.

Sekjen Antonio Guterres menekankan bahwa pandemi telah menunjukkan kegagalan dunia dalam mengeluarkan keputusan demi kepentingan bersama bahkan ketika menghadapi situasi darurat global yang segera mengancam jiwa.

Sekjen Antonio Guterres bersamaan itu membantah imbauan menunda Konferensi Tingkat Tinggi PBB ke-26 tentang perubahan iklim (COP26) yang akan berlangsung di Inggris pada November, menekankan bahwa ini merupakan satu masalah mendesak global. Ia juga mengimbau Amerika Serikat dan Tiongkok, dua negara yang menimbulkan polusi terbanyak di dunia agar lebih banyak bertindak untuk menanggulangi perubahan iklim.