Pada kesempatan ini, Sekjen sekaligus Presiden To Lam menegaskan bahwa negara sedang memasuki tahap pembangunan baru, oleh karena itu, pers harus mempertahankan keteguhan politik, meningkatkan kualitas informasi, mendengarkan denyut nadi kehidupan masyarakat, menyampaikan kebenaran, tepat sasaran dalam membahas masalah, dan berbicara dengan penuh tanggung jawab kepada Partai, Negara, dan Rakyat.
Sekjen sekaligus Presiden To Lam menyampaikan lima hal terkait pekerjaan pers di masa mendatang, di mana pers harus berkontribusi dalam memperkuat kepercayaan masyarakat, melindungi landasan ideologi Partai; melaksanakan dengan lebih baik sosialisasi terhadap haluan dan garis kebijakan Partai, serta kebijakan dan hukum Negara; melawan informasi yang salah dan bermusuhan… Pers harus berpegang erat pada realitas, menghormati kebenaran, dan menjadikan kepentingan Rakyat sebagai titik tolak; para jurnalis harus terus meluangkan lebih banyak waktu di tingkat akar rumput, untuk masalah-masalah praktis yang dihadapi warga, pelaku usaha, dan daerah; mendeteksi secara tepat waktu hambatan-hambatan dalam pelaksanaan kebijakan; serta menyuarakan model-model dan praktik-praktik yang baik. Di samping itu, pers harus berkontribusi dalam memupuk budaya, moral sosial, dan aspirasi untuk memajukan negara.
Sekjen sekaligus Presiden To Lam menekankan bahwa pers harus secara kuat memperbarui metode profesinya di era digital; memperbarui pola pikir jurnalistik, mempertahankan keteguhan politik, kepekaan profesional, dan tanggung jawab sosial jurnalis.
Secara khusus, lembaga-lembaga pers perlu membangun ruang redaksi yang modern dan multimedia, memiliki kemampuan analisis data, memproduksi konten untuk berbagai platform, menjangkau audiens muda, sekaligus mempertahankan kedalaman, keandalan, dan identitas pers revolusioner Vietnam. Sejalan dengan itu, perlu menaruh perhatian pada pelatihan dan pembinaan sumber daya manusia; melindungi hak praktik jurnalistik yang sah dan wajar; serta menciptakan kondisi agar pers arus utama mampu bersaing di lingkungan media yang baru.
