Dalam pertemuan tersebut, para pemilih mengapresiasi hasil-hasil yang telah dicapai dalam pembangunan sosial-ekonomi dan hubungan luar negeri. Mereka juga menyampaikan berbagai persoalan yang berkaitan langsung dengan kehidupan masyarakat, seperti pertanahan, tata ruang, pendidikan, kesehatan, transportasi, lingkungan hidup, serta keamanan pangan.

Menanggapi berbagai aspirasi yang disampaikan para pemilih, Sekjen sekaligus Presiden To Lam mengatakan:

“Untuk persoalan-persoalan yang sudah jelas dan berada dalam kewenangan kota, perlu ditetapkan dengan jelas instansi yang bertanggung jawab, orang yang bertanggung jawab, batas waktu penyelesaian, serta penyampaian hasilnya kembali kepada para pemilih. Untuk persoalan yang berada di luar kewenangan, anggota Majelis Nasional kota harus menghimpunnya secara lengkap untuk disampaikan kepada Majelis Nasional, Pemerintah, dan berbagai lembaga pusat, sekaligus terus memantau dan mengawasi secara menyeluruh pelaksanaan dan penerapannya. Para pejabat harus mendengarkan rakyat, memahami rakyat; apa yang disampaikan rakyat dan memang benar harus diperbaiki, apa yang belum dipahami rakyat dengan benar harus dijelaskan, dan apa yang telah dijanjikan kepada rakyat harus dilaksanakan hingga tuntas".