Dalam pertemuan tersebut, Sekjen sekaligus Presiden To Lam menegaskan bahwa Vietnam sangat menghargai hubungan dengan ASEAN dan negara-negara anggotanya, serta menganggap ASEAN sebagai sebuah keluarga besar yang dekat dan tetangga yang bersahabat. Beliau juga menekankan bahwa Vietnam ingin terus mendorong hubungan yang semakin mendalam, substansial, stabil, saling percaya, dan berkelanjutan, serta bersama-sama membangun Komunitas ASEAN yang bersatu dan tangguh.
Mengenai arah kerja sama ke depan, Sekjen sekaligus Presiden To Lam menekankan bahwa di tengah situasi dunia yang terus mengalami perkembangan yang kompleks, ASEAN dan negara-negara anggota perlu memperkuat kerja sama dalam pembangunan sosial-ekonomi, perdagangan dan investasi, baik di antarsesama anggota ASEAN maupun antara ASEAN dengan para mitranya. Kerja sama juga perlu difokuskan pada bidang-bidang yang memiliki potensi besar dan saling melengkapi, sekaligus mempersempit kesenjangan pembangunan di antara negara-negara anggota.
Mewakili para Duta Besar dan Kuasa Usaha negara-negara ASEAN di Hanoi, Duta Besar Filipina Francisco Noel R. Fernandez III menegaskan bahwa negara-negara ASEAN berkomitmen untuk berkoordinasi erat dengan berbagai lembaga terkait di Vietnam guna mendorong hubungan bilateral, sekaligus berkontribusi dalam membangun Komunitas ASEAN yang tangguh, dinamis, inovatif dan berpusat pada masyarakat, berkontribusi pada perdamaian, stabilitas, kerja sama dan pembangunan di kawasan Asia Tenggara maupun di dunia.
