Hadir dan menyampaikan pidato dalam upacara tersebut, Sekretaris Jenderal Komite Sentral Partai Komunis Vietnam (Sekjen KS PKV), sekaligus Presiden To Lam meminta Provinsi Thai Nguyen untuk mempersiapkan landasan yang kokoh untuk melanjutkan pembangunan di tengah semakin berkurangnya keunggulan tenaga kerja murah, perubahan teknologi, serta tuntutan lingkungan hidup yang semakin tinggi.

Aspirasi untuk menjadikan Thai Nguyen sebagai provinsi maju dengan pendapatan tinggi sebelum tahun 2045 harus dibangun di atas produktivitas kerja, tingkat ilmu pengetahuan dan teknologi, kapasitas inovasi kreatif, serta kualitas hidup masyarakat.

“Seluruh provinsi harus membangun kesatuan dalam bertindak. Pemerintahan daerah dua tingkat harus beroperasi secara lancar, meningkatkan kapasitas pemerintahan tingkat kecamatan, terutama di daerah pegunungan, guna memastikan masyarakat dapat mengurus berbagai pekerjaannya dengan mudah dan nyaman. Selain itu, perlu meningkatkan kemandirian industri dengan menjadikan ilmu pengetahuan, teknologi dan sumber daya manusia sebagai fondasi. Bersamaan dengan upaya menarik investasi berkualitas, pemerintahan daerah juga harus memberikan dukungan kepada perusahaan domestik dan perusahaan lokal untuk meningkatkan kemampuan ilmu pengetahuan dan teknologi, memenuhi standar yang ditetapkan serta berpartisipasi lebih dalam dalam rantai pasokan”.

Pada kesempatan ini, Kementerian Kebudayaan, Olahraga dan Pariwisata menyerahkan kepada Provinsi Thai Nguyen sertifikat pengakuan “Pengetahuan tentang Penanaman dan Pengolahan Teh Thai Nguyen” sebagai Warisan Budaya Takbenda Nasional.

Dalam upacara peringatan tersebut, digelar pertunjukan seni bertajuk “Epos Wilayah Pegunungan – Intisari Teh Vietnam” yang menghidupkan perjalanan 195 tahun pembangunan dan perkembangan Provinsi Thai Nguyen.