Hadir bersama ada Perdana Menteri (PM) dan Ketua Parlemen Sri Lanka. Sekjen sekaligus Presiden To Lam berbagi perjalanan pembangunan Vietnam.

Menganggap warga sebagai sentral menjadi tujuan dan motor penggerak pembangunan. Pembangunan tidak hanya adalah pertumbuhan Produk Domestik Bruto, maka harus diukur dengan kehidupan warga yang lebih baik, peluang bersekolah untuk anak-anak, tenaga kerja yang stabil untuk para pekerja, keselamatan masyarakat dan kepercayaan rakyat. Dengan pandangan “warga adalah akar”, Vietnam selalu mengaitkan pertumbuhan ekonomi dengan pengentasan kemiskinan, jaringan pengaman sosial, pendidikan, kesehatan, pembangunan pedesaan dan peningkatkan kualitas kehidupan. Warga bukan hanya penikmat maka adalah wujud kreatif, peserta dan penguasa proses pembangunan”.

Sekjen sekaligus Presiden To Lam merekomendasikan beberapa arah kerja sama besar untuk dilaksanakan oleh kedua negara pada waktu mendatang. Mengenai kerja sama parlementer, Parlemen kedua negara bisa memperkuat pertukaran pengalaman legislasi, pengawasan, reformasi administrasi, transformasi dalam kegiatan parlemen, membuat hukum untuk mengabdi pembangunan yang berkesinambungan dan sebagainya.

Sebelumnya, Sekjen sekaligus Presiden To Lam dan delegasi tingkat tinggi Vietnam telah mempersembahkan bunga di Patung Presiden Ho Chi Minh dan mengunjungi ruang Presiden Ho Chi Minh di Perpustakaan Komunitas Kolombo.