Ini merupakan salah satu proyek berskala besar Denmark di bidang pengembangan perkotaan dan adaptasi dengan perubahan iklim. Pembangunannya dimulai pada tahun 2022 dan diperkirakan akan selesai pada tahun 2070. Proyek ini bertujuan melindungi Kopenhagen dari bahaya kenaikan permukaan air laut, badai, dan banjir, sekaligus memperluas ruang perkotaan serta mengembangkan kawasan perkotaan yang hijau dan modern.
Setelah mendengarkan perkenalan mengenai proyek tersebut, Sekjen sekaligus Presiden To Lam menekankan bahwa pengembangan perkotaan pesisir dan adaptasi dengan perubahan iklim merupakan bidang yang mendapat perhatian khusus Vietnam. Menurutnya, pengalaman dari proyek Lynetteholmen menunjukkan bahwa adaptasi dengan perubahan iklim dapat dipadukan dengan perluasan ruang pembangunan dan konservasi ekosistem, sehingga memberikan manfaat sosial-ekonomi.
Sekjen sekaligus Presiden To Lam meminta kedua pihak untuk meningkatkan pembahasan dan mengkonkretkan kerja sama di bidang perencanaan perkotaan, pembangunan infrastruktur, dan adaptasi dengan perubahan iklim, dengan berdasarkan pada pertumbuhan hijau dan pembangunan yang berkelanjutan.
