Menurut Kementerian Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata, saat ini Vietnam memiliki lebih dari 40.000 situs peninggalan sejarah dan hampir 70.000 warisan budaya takbenda yang telah diinventarisasi; 37 warisan yang telah diakui UNESCO dan 177 museum yang menyimpan lebih dari 4 juta dokumen dan artefak.

Sekjen sekaligus Presiden To Lam meminta untuk terus menyempurnakan sistem kelembagaan dan memperkaya koleksi nasional, di antaranya meneliti pemulangan artefak-artefak kuno dan bernilai yang masih tersimpan di luar negeri ke Vietnam.

Beliau juga meminta untuk beralih dari pelestarian secara pasif menjadi penciptaan warisan masa depan secara proaktif, membangun sistem kriteria untuk menilai “potensi warisan” sejak tahap perencanaan dan investasi.

Sekjen sekaligus Presiden To Lam menekankan bahwa tanggung jawab generasi saat ini tidak hanya menjaga nilai-nilai yang diwariskan para pendahulu, tetapi juga memperkaya fondasi sejarah, budaya, dan pengetahuan untuk diwariskan kepada generasi mendatang.