Dalam pertemuan tersebut, Sekjen sekaligus Presiden To Lam meminta kedua pihak untuk menciptakan terobosan dalam kerja sama dan berupaya guna segera meningkatkan nilai perdagangan bilateral menjadi 6 miliar dolar AS, secara seimbang, berkelanjutan, dan saling menguntungkan. Beliau juga mendorong Polandia untuk menjadi investor terkemuka dari kawasan Eropa Tengah dan Timur di Vietnam.

Vietnam siap memfasilitasi dunia usaha Polandia untuk memperluas investasi dan menjalankan bisnis jangka panjang di Vietnam, terutama di bidang-bidang yang menjadi keunggulan Polandia, seperti industri pengolahan dan manufaktur, industri pangan, farmasi, peralatan medis, perlindungan lingkungan, mineral, transportasi, logistik dan pengembangan infrastruktur modern.

Sekjen sekaligus Presiden To Lam juga meminta kedua pihak untuk memperluas kerja sama di berbagai bidang seperti pengembangan pelabuhan laut, logistik maritim, pembuatan kapal, ilmu kelautan, perlindungan lingkungan laut dan tata kelola ekonomi kelautan, serta meningkatkan kerja sama dan penelitian di bidang industri pertahanan.

Sementara itu, PM Polandia, Donald Tusk menegaskan bahwa Pemerintah Polandia akan berkoordinasi erat dengan pihak Vietnam untuk segera mengimplementasikan berbagai kesepakatan yang dicapai selama kunjungan ini. Kerja sama akan difokuskan pada berbagai bidang yang sangat potensial, seperti ekonomi dan perdagangan, sains dan teknologi, pertahanan dan keamanan, industri, farmasi, kesehatan, pariwisata serta kecerdasan buatan.

Pada sore hari yang sama (26 Oktober), dalam pertemuan dengan PM Polandia, Donald Tusk di Kota Hanoi, Ketua Majelis Nasional (MN) Vietnam, Tran Thanh Man menegaskan bahwa MN Vietnam mendukung penguatan kerja sama antarparlemen dengan Parlemen Polandia. MN Vietnam akan menciptakan iklim investasi dan usaha yang kondusif dan transparan, meningkatkan efektivitas pelaksanaan kebijakan dan memperkuat kepercayaan dunia usaha di dalam maupun luar negeri. Upaya ini diharapkan akan menjadi landasan bagi kerja sama jangka panjang dengan Polandia.

Pada malam harinya, PM Donald Tusk bersama delegasi tingkat tinggi Polandia meninggalkan Kota Hanoi, menandai keberhasilan kunjungan resmi mereka ke Vietnam dari 24 hingga 26 Oktober atas undangan Perdana Menteri Vietnam, Le Minh Hung.