(VOVWORLD) - Pada Jumat pagi (9 Mei), waktu lokal, Sekretaris Jenderal Komite Sentral Partai Komunis Vietnam (Sekjen KS PKV) To Lam dan Istri berpartispasi pada Upacara parade militer untuk memperingati HUT ke-80 Hari Kemenangan dalam Perang Patriotik Raya (9 Mei 1945 – 9 Mei 2025), di Lapangan Merah, di Moskow, Ibu kota Rusia. Sekjen To Lam adalah salah satu dari 29 kepala negara dan pemimpin negara-negara yang menghadiri peristiwa penting ini dari Rusia.
Sekjen To Lam dan Istri menghadiri Upacara parade militer untuk memperingati HUT ke-80 Hari Kemenangan dalam Perang Patriotik Raya (9 Mei 1945 – 9 Mei 2025), di Lapangan Merah (Foto: VNA) |
Untuk membuka Upacara parade militer adalah protokol mengarak Panji Kemenangan dan Bendera nasional Rusia melewati Lapangan Merah. Kemudian, Menteri Pertahanan Rusia, Andrey Belousov memeriksa barisan parade dan melapor kepada Panglima Tertinggi Angkatan Bersenjata Rusia – Presiden Vladimir Putin. Pada Upacara tersebut, Presiden Vladimir Putin, menekankan:
“Di dalam kobaran Perang Dunia II, 80% populasi di seluruh dunia telah terkena dampak. Kemenangan atas fasisme di dunia adalah hasil dari kekuatan-kekuatan progresif di seluruh dunia. Kami menghargai para prajurit dari pasukan sekutu, kami selalu mengenang patriotisme dari para veteran, keberanian mereka dalam Perang Patriotik Raya. Citra mereka selalu ada di dalam hati kita dan akan hidup selamanya dengan generasi-generasi di masa depan. Selamat Hari Kemenangan”.
Setelah suara meriam pembuka, parade militer dari pasukan-pasukan dan peralatan militer dimulai. Setiap unit militer berparade melewati Lapangan Merah dengan semangat heroik dari lebih dari 12.000 prajurit. Sebanyak 13 delegasi militer asing berpartisipasi pada parade militer ini untuk menunjukkan persahabatan dengan Rusia.
Sekjen To Lam dan Ibu Negara berada di tribun kehormatan di Lapangan Merah saat upacara parade militer (Foto: nhandan.vn) |
Di tengah suara yang heroik, 68 orang prajurit Tentara Rakyat Vietnam maju ke Lapangan Merah. Ini untuk pertama kalinya Tentara Vietnam berpartisipasi pada parade militer, menciptakan citra indah tentang kerja sama militer dan solidaritas internasional.
Parade militer juga ada penampilan banyak peralatan miltier modern dari Ruisa.
Setelah Upacara tersebut, Presiden Putin dan Sekjen To Lam, pemimpin negara-negara beserta tamu undangan datang meletakkan bungan di Tugu Monumen para martir yang tak dikenal namanya di Lapangan Merah.
Setelah Moskow, Rusia juga mengadakan parade untuk merayakan Hari Kemenangan di banyak kota lain di seluruh negeri.