Deputi PM, Menlu Vietnam, Pham Binh Minh memimpin Konferensi Tingkat Tinggi ke-10 Asia Timur (Foto: VNA)

Ia menganggap bahwa prioritas Vietnam dalam mendorong satu “ASEAN yang kohesif dan responsif” sangat sesuai dengan situasi yang nyata ketika ada tantangan-tantangan akibat pandemi Covid.19. Bersamaan itu, ia memberitahukan bahwa Selandia Baru – salah satu mitra wicara yang paling dini bagi ASEAN – ingin terus melakukan kerja sama erat dengan seluruh asosiasi guna mendorong pemulihan pasca pandemi, dan mendukung perdamaian, kemakmuran, dan stabilitas berjangka panjang di kawasan.

Menurut Ibu Alison Mann, tantangan utama yang sedang dihadapi baik Selandia Baru maupun ASEAN ialah mengatasi krisis Covid-19, membangun satu kawasan yang mampu pulih secara lebih baik dan menghadapi kejutan-kejutan secara lebih baik di masa depan. Ia mengatakan bahwa komitmen Selandia Baru terhadap ASEAN selalu disusun berdasarkan fondasi kepercayaan, menghormati kedaulatan dan kemerdekaan negara-negara ASEAN, bersamaan itu ingin lebih memperdalam kerja sama bilateral.