Dengan tema “Bersatu dalam tekad membangun kecamatan dan zona istimewa yang bebas narkoba”, acara rapat umum tahun 2026 tersebut menandai pertama kalinya kegiatan tersebut diselenggarakan secara daring dan serentak di seluruh Vietnam. Dari lokasi pusat di Lapangan Dong Kinh Nghia Thuc (Kota Hanoi), program ini terhubung secara langsung dengan 33 provinsi dan kota serta 3.321 kecamatan dan zona istimewa di seluruh negeri.
Dalam pidatonya pada acara tersebut, Wakil Perdana Menteri Pham Thi Thanh Tra, Ketua Komite Nasional urusan Pencegahan dan Pemberantasan AIDS, Narkoba, dan Pelacuran, menekankan bahwa perkembangan pesat teknologi digital, media sosial, perdagangan elektronik, layanan pengiriman cepat, serta berbagai bentuk pembayaran anonim telah mengubah metode operasional kejahatan narkoba. Oleh karena itu, Pemerintah menetapkan bahwa upaya pencegahan dan pemberantasan narkoba tidak hanya menjadi tugas lembaga penegak hukum, tetapi juga merupakan tanggung jawab bersama seluruh masyarakat. Pendekatan yang diutamakan adalah pencegahan, dengan wilayah basis masyarakat sebagai fokus utama dan masyarakat sebagai pihak utama dalam membangun lingkungan hidup yang aman serta bebas dari narkoba.
Wakil Perdana Menteri Pham Thi Thanh Tra menegaskan: “Ini harus menjadi komitmen pemerintah terhadap rakyat, penyambutan aktif dari masyarakat untuk menciptakan dampak substansial, sekaligus menjadi kriteria dalam menilai kualitas tata kelola pemerintahan daerah dalam situasi baru”.
Segera setelah acara rapat umum selesai, lomba lari massal dengan tema “Bersatu dalam tekad membangun kecamatan dan zona istimewa yang bebas narkoba” resmi digelar di Kota Hanoi dengan partisipasi 6.000 orang. Pada waktu yang sama, lomba lari tersebut juga mendapat sambutan luas dan dilaksanakan secara serentak di 33 provinsi dan kota serta 3.321 kecamatan dan zona istimewa.
