Dari Moc Chau (Provinsi Son La) hingga Than Uyen (Provinsi Lai Chau), Hari Kemerdekaan menjadi kesempatan bagi masyarakat berbagai etnis untuk bertemu, menikmati festival sekaligus memperkenalkan keunikan budaya kampung halaman mereka.

Selama beberapa hari ini, masyarakat etnis Mong di Son La turun dari dusun-dusun ke pusat kota dengan mengenakan pakaian tradisional berwarna-warni cerah. Suara tawa dan percakapan berpadu dengan alunan musik dan warna pakaian tradisional yang cemerlang di tengah kota pegunungan menciptakan gambaran khas Hari Kemerdekaan di daerah dataran tinggi.

Sung Thi Tong, seorang warga etnis Mong di Kecamatan Ngoc Chien, mengatakan:

“Saya tinggal lebih dari 100 kilometer dari sini dan telah menyiapkan berbagai pakaian tradisional dengan identitas budaya Kecamatan Ngoc Chien. Pakaian ini saya sulam sendiri selama lebih dari satu tahun. Ini adalah pertama kalinya saya datang ke Moc Chau dan saya bertemu dengan banyak teman. Pasar Moc Chau sangat ramai. Saya merasa sangat senang”.

Pada kesempatan ini, di Lapangan 8 Mei, Kecamatan Moc Chau, dalam rangka Pekan Budaya dan Pariwisata Moc Chau 2026, digelar berbagai kegiatan meriah. Salah satunya adalah Malam Festival Kain Ikat Internasional Son La 2026 yang berlangsung pada Senin malam (31 Agustus).

Sementara itu, di kawasan Than Uyen, Provinsi Lai Chau, Hari Kemerdekaan tahun ini berlangsung selama lima hari, dari 29 Agustus hingga 2 September, dengan rangkaian kegiatan budaya, olahraga, dan pariwisata yang semarak serta menarik banyak warga dan wisatawan. Berbagai kegiatan tersebut antara lain Hari Pasar Ta Mung, lomba lari “Menuju Musim Panen Tam Than”, lomba perahu di Danau Than Uyen, serta lomba menangkap ikan. Selain itu, pengunjung juga dapat mengikuti berbagai kegiatan budaya, kuliner dan permainan rakyat.