Perkembangan-perkembangan terjadi di konteks kesepakatan gencatan senjata yang dibentuk sejak April tetap dipertahankan tetapi semakin menipis. Meskipun semua pihak berulang kali menyatakan komitmen menghindari eskalasi ketegangan, serangan-serangan tersebut menunjukan kekurangan kepercayaan yang mendalam tetap berada antara Washington dan Teheran.

Salah satu masalah sulit saat ini yaitu masa depan Selat Hormuz. Mulai dari beberapa bulan terakhir, kegiatan navigasi di Selat Hormuz tetap dibatasi secara serius akibat konflik sehingga mempengaruhi rantai pasokan energi global. Negosiasi-negosiasi antara AS dan Iran tentang pembukaan kembali Selat Hormuz belum mencapai keberhasilan sehingga menimbulkan lonjakan harga minyak selama waktu panjang..

Dalam wawancara dengan NBC News pada 6 Juni, Presiden Donald Trump menyatakan bahwa kalangan pemimpin Iran harus mencapai kesepakatan dengan AS untuk menghentikan konflik yang sudah memasuki bulan keempat.

Sementara itu, AS meminta Iran harus menghentikan kegiatan-kegiatan militer yang mengancam kebebasan maritim di kawasan, Teheran terus menganggap tekanan militer sebagai instrumen untuk memaksa Washington harus memberikan kompromi dalam negosiasi-negosiasi.