Pertemuan ini berlangsung pada Rabu pagi (10 Juni), di Kota Hanoi, dalam rangka peringatan HUT ke-78 Seruan Kompetisi Patriotik yang disampaikan Presiden Ho Chi Minh (11 Juni 1948 – 11 Juni 2026).

Sekjen sekaligus Presiden To Lam menekankan bahwa untuk mencapai target membangun Vietnam yang maju, kuat, beradab, makmur, dan bahagia, diperlukan dukungan sumber daya, teknologi, institusi, infrastruktur, dan talenta. Selain itu, inovasi, transformasi digital, dan peningkatan produktivitas tenaga kerja. Namun, fondasi budaya, moral, sumber daya manusia, dan kepercayaan sosial tidak boleh diabaikan.

“Pembangunan standar masyarakat Vietnam di era baru dan lingkungan sosial yang kondusif perlu dihargai agar kebaikan dilindungi dan disebarkan. Kita membutuhkan orang-orang yang patriotik, berkapabilitas, cerdas, manusiawi, jujur, bertanggung jawab, berdisiplin, kreatif, dan berhasrat untuk berkembang. Semua watak ini harus dipupuk dari keluarga, sekolah, komunitas, kantor, organisasi, dan seluruh lingkungan sosial”.

Sekjen sekaligus Presiden To Lam meminta peran pers, media, sastra, kesenian, pendidikan, dan platform digital diperkuat dalam menyebarkan nilai-nilai positif. Setiap warga negara, terutama generasi muda, perlu menjadi warga negara digital yang bertanggung jawab dan menyebarkan kebaikan. Setiap sekolah, kantor, kawasan permukiman, dan pelaku bisnis dapat menjadi ruang untuk memupuk perbuatan baik, menyebarkan kebaikan, dan membina kepercayaan.