![]() |
Dia menegaskan bahwa TMC bersedia melakukan perundingan dengan Persekutuan Kebebasan dan Perubahan, pasukan utama dari faksi oposisi serta kelompok-kelompok politik lain tanpa syarat, bersamaan itu menyerukan gerakan ini supaya mengadakan kembali perundingan sebelum Kamis (20 Juni). Dia memacu satu perundingan komprehensif untuk mencapai satu solusi mufakat, menegaskan bahwa TMC “tidak menginginkan situasi menjadi tidak terkendali” serta “lebih menyaksikan lagi satu kudeta lain”.
Seruan Jenderal Abdel-Fatah al-Burhan dikeluarkan pada latar belakang Persekutuan Kebebasan dan Perubahan sedang mengerahkan rakyat terus melakukan demonstrasi protest pada malam hari di gugus pemukiman warga di Ibukota Khartoum dan beberapa daerah lain yang dimulai dari Rabu (18 Juni) untuk meminta kepada TMC supaya mentransferkan kekuasaan kepada warga sipil dan memprotes pembubaran demonstran pada 3/6 ini.

