![]() |
Seorang penuntut Republik Korea memberitahukan bahwa dia dan dua orang investigator dari Badan Kejaksaan Distrik Sentral di Ibukota Seoul telah datang di Pusat tahanan Seoul, tempat dimana Ibu Park Geun-hye sedang ditahan pada pagi hari yang sama untuk melakukan interogasi terhadap mantan politikus ini. Tapi, Ibu Park Geun-hye telah menolak menjawan semua pertanyaan.
Menurut badan fungsional Republik Korea, NIS telah secara permanen menggunakan dana keuangan badan ini untuk membayar pos uang sebesar 3,8 miliar Won (sama dengan 3,5 juta USD) kepada dua orang Sekretaris senior Ibu Park Geun-hye dalam waktu dari 5/2013-7/2016. Badan kejaksaan menganggap bahwa jumlah uang tersebut setelah itu telah dikirim ke satu dana rahasia yang dimiliki mantan Presiden Park Geun-hye dan digunakan demi tujuan-tujuan pribadi dan aktivitas-aktivitas politik yang tidak sah.

