Sebelumnya, Riek Machar sekali lagi menolak penandatanganan permufakatan ini. Ketika berbicara di depan kalangan wartawan, Menteri Luar Negeri (Menlu) Sudan, Al-Dierdiry Admed –peserta upaya menjadi mediator rekonsiliasi di Sudan Selatan memberitahukan bahwa perundingan-perundingan yang tegang dari para perunding Sudan, Riek Machar setuju akan menandatanganai permufakatan damai tersebut pada Kamis (30 Agustus). Sebelumnya, dia telah menolak penandatanganan permufakatan damai dengan alasan para pemimpin kubu opoisi tidak diakui dalam naskah tersebut.

Menurut rencana, para mediator akan menyampaikan naskah terakhir ke Badan Perkembangan Antar-Pemerintah (IGAD) – Organisasi memelopori upaya mendorong perdamaian di Sudan Selatan.