TKP serangan tersebut (Foto: AFP/VNA)

Sekarang belum ada organisasi yang bertanggung jawab melakukan serangan bom yang dianggap terbesar di Kota Afrin sejak pasukan-pasukan Turki dan berbagai pemberontak merebut kembali kawasan ini dari pasukan-pasukan orang Kurdi pada bulan Maret 2018, setelah waktu dua bulan melakukan serangan-serangan udara dan darat.

Namun, Kementerian Pertahanan Turki menuduh pasukan milisi Unit-Unit Perlindungan Rakyat Kurdi (YPG) melakukan serangan bom ini.