Para peserta acara tersebut (Foto: Baotintuc) |
Hasil survei menunjukkan bahwa tahun 2020 merupakan satu tahun yang penuh dengan kesulitan ketika hampir 90 persen badan usaha terkena dampak parah akibat pandemi.
Pada saat itu, tahun 2020 juga menandai keteguhan komunitas badan usaha untuk mengatasi kesulitan. Ketahanan dan keteguhan sedang menjadi daya saing utama dari perekomian dan komunitas badan usaha Vietnam.
Laporan tersebut juga menekankan bahwa hasil tersebut tercapai karena inisiatif aktif dari komunitas badan usaha, serta peran mereka sebagai penyemangat dan bantuan negara. Ketua VCCI, Vu Tien Loc mengatakan:
“Kebijakan-kebijakan bantuan dan pendampingan Pemerintah di tengah pandemi Covid-19 mendapat apresiasi badan-badan usaha, terutama kebijakan fiskal seperti penjadwalan ulang, penundaan pajak nilai pertambahan, pajak pendapatan, uang sewa tanah, pelonggaran kebijakan kredit bank. 75 persen badan usaha menganggap bahwa kebijakan-kebijakan tersebut bermanfaat”.
Selama ini, komunitas badan usaha juga mengusulkan agar di samping solusi-solusi mendesak yang diberlakukan Pemerintah, berbagai kementerian, instansi, dan pemerintahan daerah, kebijakan-kebijakan makro untuk jangka panjang perlu memperhatikan pengembangan pasar domestik, mendorong konektivitas antara badan usaha dalam negeri dengan konsumen untuk membentuk rantai-rantai pasokan Vietnam. Yang lebih penting, sebagian besar badan usaha meminta agar memperbaiki sistem perundang-undangan dan membongkar sumbat tentang prosedur administrasi guna memperbaiki lingkungan bisnis.

