Namun satu laporan terkini yang diumumkan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa pada Senin (01 Juni) memberitahukan bahwa Taliban sudah berkomitmen akan mempertahankan hubungan yang erat dengan jaringan mujahidin ini, tanpa memperdulikan permufakatan perdamaian dengan AS. Laporan tersebut juga menegaskan bahwa biang keladi Al-Qaeda masih berada di Afghanistan dan ratusan militan rahasia dari Al-Qaeda sedang berada di sub-benua India serta kelompok-kelompok pembangkang asing yang mempunyai arah bersama dengan Taliban.