Ledakan tersebut terjadi di sebelah Selatan, Kota Austin, Ibukota Negara Bagian Texas, sehingga melukai seorang.
![]() |
Terhitung sampai saat ini, di Negara Bagian Texas, telah terjadi total 6 ledakan sehingga menewaskan 2 orang dan melukai 6 orang lain. Kalangan otoritas keamanan AS menilai bahwa ada banyak ungkin kemungkinan, 5 ledakan sebelum-nya merupakan intrik serangan bom secara besar-besaran, karena menemukan banyak kesamaan antar-kasus ini.
Presiden AS, Donald Trump telah mengutuk serentetan serangan bom tersebut sebagai tindakan yang “mengerikan”. Pemimpin Gedung Putih tersebut memberitahukan bahwa pasukan-pasukan pelaksana hukum di berbagai tingkat daerah, Negara Bagian dan Federal sedang bekerjasama erat untuk melakukan investigasi secara terinci kasus ini.

