Ilustrasi (Sumber: BBC/baomoi.com)

Operasi pembomian tersebut dilaksanakan setelah mencapai satu permufakatan trilateral termasuk Rusia, Turki dan Iran di Moskwa untuk menggelarkan satu pasukan pengawasan di Provinsi Idlib. Kementerian Pertahanan Rusia memberitahukan bahwa operasi-operasi yang dilakukan oleh Rusia menyasar kaum pembangkang ekstrimis. Namun, Pasukan pemberontak yang disponsori oleh Barat menyatakan bahwa serangan-serangan udara ini menyasar ke kelompok Tentara Suriah Liberal (FAS)-kelompok yang telah menandatanagni gencatan senjata dengan dorongan Rusia.