Tetsuya Yamagami menyatakan bahwa dia harus membatalkan rencana untuk membunuh mantan Perdana Menteri Shinzo Abe di Okayama, karena akan sulit untuk melaksanakan rencana tersebut ketika tempat kampanye di sini minta supaya membuat prosedur pendaftaran di pintu masuk. Senapan yang digunakan tersangka dalam pembunuhan mantan Perdana Menteri Abe Shinzo dirancang untuk menembakkan 6 peluru sekaligus.

Tersangka Tetsuya Yamagami, 41 tahun, pernah bertugas di Pasukan Bela Diri Laut Jepang selama 3 tahun dan saat ini tinggal di kota Nara.