Ketika berbicara di depan Konferensi evaluasi 25 tahun penandatanganan Traktat dan 15 tahun penandatanganan 3 naskah hukum tentang perbatasan di darat Vietnam-Tiongkok yang berlangsung pada Jumat pagi (2 Agustus), di Kota Hanoi, Menteri Luar Negeri Vietnam, Bui Thanh Son, menegaskan:
Penyelesaian delimitasi garis dan penancapan tonggak perbatasan pada tgl 31 Desember 2008 mempunyai makna sejarah yang amat besar, membuka satu halaman baru dalam hubungan antara dua negara, menandai satu titik balik yang penting dalam sejarah pembangunan garis perbatasan Vietnam dan Tiongkok, memenuhi aspirasi rakyat kedua negeri, turut menciptakan dan mempertahankan lingkungan yang damai dan stabil di kawasan dan di dunia, memberikan sumbangan penting dalam menegaskan prinsip-prinsip umum dari hukum internasional.
Menteri Luar Negeri Vietnam, Bui Thanh Son. Foto: VOV |
Sejak menyelesaikan delimitasi garis dan penancapan tonggak perbatasan dan mulai menggelar 3 naskah hukum hingga kini, perbatasan di darat Vietnam-Tiongkok stabil, tertib, keselamatan sosial di aerah perbatasan terjamin. Kedua pihak memperhatikan silaturahmi persahabatan dan kerja sama pembangunan di kawasan perbatasan, menggencarkan perdagangan.
Referat-referat pada Konferensi tersebut menilai berbagai prestasi dan pelajaran pengalaman, merekomendasikan solusi-solusi dalam pengelolaan perbatasan Vietnam-Tiongkok yang lebih efektif pada waktu mendatang./.

