Dalam pertemuan tersebut, Sekjen sekaligus Presiden To Lam menunjukkan bahwa dinamika dunia dan kawasan yang berubah sangat cepat menuntut perlindungan keamanan nasional, termasuk pekerjaan operasi teknis, untuk melakukan pembaruan secara kuat. Beliau meminta Pusat Operasi Teknis untuk semua sumber daya, meningkatkan operasi teknis, dan menjamin kapasitas dalam mencegah dan menghadapi semua situasi secara proaktif. Sekjen sekaligus Presiden To Lam menekankan:
"Harus fokus membangun pasukan operasi teknis yang paling disiplin, paling setia kepada rakyat, dan dekat dengan rakyat, khususnya membentuk jajaran pakar terkemuka di bidang sains dan teknologi. Tugas operasi teknis di era baru menuntut strategi yang proaktif, kemandirian teknologi, kemandirian sumber daya manusia, serta kemandirian dalam kemampuan operasional. Untuk mewujudkan hal tersebut, faktor yang paling menentukan tetaplah manusia."
Dalam kesempatan tersebut, Sekjen sekaligus Presiden To Lam juga meminta Pusat Operasi Teknis untuk memperluas pekerjaan operasi teknis di ruang-ruang baru guna secara proaktif menghilangkan ancaman keamanan serta memperkuat kapasitas perlindungan keamanan nasional.
