Warga Ibu Kota Bangkok berbelanja setelah langkah-langkah blokade untuk mencegah dan menanggulangi wabah Covid-19 dilonggar (Foto: VNA) |
Berbicara di sidang tahunan Dewan Pengembangan Sosial Ekonomi Nasional (NESDC) pada Senin (21/9), PM Prayut memberitahukan bahwa Rencana Strategis Nasional Thailand perlu direvisi untuk lebih berfokus pada pemulihan sosial dan ekonomi yang terkena dampak kuat karena pandemi Covid-19. Menurut PM Prayut, pada periode 2021-2022, NESDC perlu berfokus pada proyek-proyek untuk memecahkan 4 masalah tersebut. Pemerintah telah memberikan 400 miliar baht (sama dengan 12,7 miliar USD) untuk membantu berbagai upaya itu, sebagian untuk memulihkan ekonomi yang dirusak oleh pandemi Covid-19. Ia memberitahukan bahwa pemerintah akan tidak menjamin pinjaman tambahan karena anggaran fiskal 2021 akan segera dilaksanakan.

