Hal tersebut ditegaskan oleh Wakil Perdana Menteri sekaligus Menteri Luar Negeri Thailand Sihasak Phuangketkeow dalam keterangannya kepada pers pada Minggu (18 Oktober), mengenai hasil pertemuan kedua Komisi Konsiliasi tentang delimitasi batas maritim antara Thailand dan Kamboja yang baru saja berlangsung di Den Haag, Belanda.
Sihasak Phuangketkeow mengatakan bahwa pertemuan kali ini berfokus pada persoalan hukum dan teknis terkait delimitasi batas maritim. Thailand dan Kamboja telah memaparkan serta memperjelas pandangan masing-masing, sehingga menjadi landasan bagi Komisi Konsiliasi untuk mengaji, mempelajari dan menyampaikan rekomendasi dalam waktu mendatang. Selain itu, pertemuan tersebut juga membahas langkah-langkah untuk membangun kepercayaan antara kedua negara.
Wakil Perdana Menteri sekaligus Menteri Luar Negeri Thailand Sihasak Phuangketkeow menegaskan bahwa Thailand siap bekerja sama dan mendorong proses konsiliasi secara konstruktif. Namun, ia menekankan bahwa kepentingan nasional dan kedaulatan Thailand harus tetap terjamin.
