Dalam kasus penembakan yang berlangsung dari Sabtu sore (8/2) sampai Minggu pagi (9/2) tersebut, ada 26 orang tewas dan 57 orang menderita luka-luka. Pelaku telah dibasmi dalam operasi penyerbuan yang dilakukan pasukan-pasukan keamanan terhadap tempat persembunyian pelaku dalam Pusat Perdagangan Terminal 21 di Provinsi Nakhon Ratchasima.

PM Thailand, Prayut Chan-o-cha memberitahukan bahwa ini merupakan kasus penembakan yang belum pernah terjadi di Thailand dan penyebabnya adalah karena kontradiksi pribadi yang bersangkutan dengan satu kontrak jual-beli perumahan di mana pelaku menganggap dia telah ditipu.