Dalam pertemuan tersebut, PM Le Minh Hung menegaskan bahwa Pimpinan Partai, Negara dan Pemerintah Vietnam senantiasa menempatkan Rusia sebagai mitra utama dalam kebijakan luar negerinya. Pemerintah Vietnam dalam masa jabatan baru ingin bersama-sama dengan Pemerintah Rusia mendorong pelaksanaan berbagai kesepakatan yang telah dicapai antara Sekretaris Jenderal (Sekjen) Komite Sentral Partai Komunis Vietnam (KS PKV) sekaligus Presiden To Lam dengan Presiden Vladimir Putin untuk meningkatkan kerja sama bilateral di segala bidang.
Saat mengucapkan terima kasih kepada Vietnam atas koordinasi erat dan kontribusi aktifnya pada keberhasilan KTT peringatan ke-35 ASEAN-Rusia, Presiden Vladimir Putin menegaskan bahwa Vietnam adalah salah satu mitra terpenting bagi Rusia. Beliau juga mengatakan bahwa Vietnam adalah sahabat karib di kawasan, yang memainkan peran penting dalam mengkonektivitaskan Rusia dengan negara-negara ASEAN, serta mendorong berbagai inisiatif kerja sama Rusia di kawasan tersebut. Selain itu, Presiden Rusia juga mengapresiasi hasil kerja sama substansial yang dicapai kedua negara selama ini.
Saat mendiskusikan berbagai orientasi dan langkah strategis untuk menciptakan terobosan dalam kerja sama bilateral, kedua pemimpin sepakat bahwa kerja sama pertahanan-keamanan adalah pilar strategis, mendorog kerja sama keamanan siber, pertemuan antara perwira dan rakyat dua negara. Kedua pemimpin juga sepakat untuk terus meningkatkan kerja sama di bidang-bidang ekonomi-perdagangan, investasi, sains-teknologi, pendidikan, pelatihan, kebudayaan, pariwisata dan sebagainya.
Dalam kesempatan ini, PM Le Minh Hung secara resmi mengundang Presiden Vladimir Putin untuk menghadiri Pekan Tingkat Tinggi APEC yang akan direncanakan diselenggarakan di Vietnam pada tahun 2027 di Phu Quoc. PM Le Minh Hung meyakini bahwa kehadiran Presiden Vladimir Putin beserta delegasi tingkat tinggi Rusia dalam event tersebut akan mendorong kerja sama, pembangunan, perdamaian dan stabilitas di kawasan dan di dunia.
