Permintaan tersebut dikeluarkan setelah terjadinya serangan teroris di Provinsi Sindh, Pakistan pada tgl 06 Oktober sehingga menewaskan dua warga negara Tiongkok dan melukai seorang lain.

Menurut Juru bicara (Jubir) Kemlu Tiongkok, segera setelah terjadi serangan tersebut, kementerian ini dan Kedutaan Besar (Kedubes) dan Konsulat Jenderal Tiongkok di Pakistan mengaktifkan mekanisme tanggapan darurat agar cepat menangani kasus tersebut.

Dalam satu pernyataan, Kedubes Tingkok di Pakistan memberitahukan Beijing akan terus membantu upaya-upaya anti-teroris dari Islamabad dan siap bekerja sama mencegah semua niat menyabot hubungan antara dua negara. Kedubes juga merekomendasikan kepada para warga negara dan badan usaha Tiongkok di Pakistan supaya memantau situasi keamanan daerah setempat, bersamaan itu meningkatkan langkah-langkah keamanan dan pencegahan untuk menjamin keselamatan.