![]() |
Menurut juru bicara Kementerian Perdagangan Tiongkok, Gao Feng, “kalau mengikuti secara ketat perkembangan situasi terlihat bahwa AS tidak menjaga janji dan secara permanen mengubah keputusan-nya, Washington telah menutup pintu perundingan bilateral”. Dia juga menunjukkan bahwa kami minta perhatian bahwa AS sedang melaksanakan kebijakan “melakukan teror psikologis” dalam masalah perdagangan dengan mengenakan tarif di seluruh dunia ini, sementara itu masih tetap memanifestasikan kesusaran dan mengeluarkan pernyataan tentang “tidak bersalah”, berupaya melemparkan tanggung jawab kepada semua fihak lain.
Sebelumnya, pada Rabu (18 Juli), Lary Kudlow, Penasehat Ekonomi utama dari Presiden Donadl Trump menyatakan bahwa Presiden Tiongkok, Xi Jinping telah dengan sengaja menunda satu permufakatan yang mengatasi sengkata dagang antara dua perekonomian yang paling besar di dunia.

